"Rembug Stunting", Komitmen Pemerintah Kalurahan Wukirsari Menurunkan Stunting

Administrator 23 Desember 2021 14:03:34 WIB

Kalurahan Wukirsari, 23 Desembver 2021.

 

Stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya dan memiliki penyebab utama kekurangan nutrisi. Masalah stunting penting untuk diselesaikan, karena berpotensi mengganggu potensi sumber daya manusia dan berhubungan dengan tingkat kesehatan, bahkan kematian anak. 

Sebagai komitmen Pemerintah Kalurahan Wukirsari Kapanewon Cangkringan dalam melakukan pencegahan dan penurunan stunting di wilayahnya maka diadakan Pertemun Rembug Stunting Kalurahan Wukirsari Tahun 2021 yang bertempat di rumah makan Moro Lejar Dusun Balangan Kalurahan Wukirsari (23/12/2021).

Dalam sambutannya Lurah Wukirsari Handung Tri Rahmawan berharap acara “Rembug Stunting” tersebut dapat memberikan maanfaat bagi seluruh masyarakat. Beliau menyampaikan jika Pemerintah Kalurahan bekerja sama dengan seluruh pihak terkait dan juga masyarakat untuk berusaha menurunkan kasus stunting sehingga akan menciptakan generasi penerus yang sehat.

Djaka Sumarsono, AP, M.Si selaku Panewu Cangkringan dalam acara tersebut menyampaikan jika kasus stunting adalah tanggung jawab kita bersama sehingga perlu adanya kerjasama semua pihak untuk mengatasinya. Panewu Cangkringan berharap kasus stunting di Kapanewon Cangkringan dapat segera dipetakan sehingga dapat ditindak lanjuti dengan cepat.

Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Cangkringan dan juga dari Nutrisionis Puskesmas Cangkringan.

Munasir Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Cangkringan memberikan materi tentang “Pendampingan Keluarga Untuk Pencegahan Stunting”. Munasir menyampaikan pentingnya pendampingan keluarga bagi calon pengantin, mempersiapkan pernikahan dan kehamilan bagi calon pengantin menurutnya dapat mencegah adanya kasus stunting.

“Untuk memutus rantai stunting, mau tidak mau kita harus menyasar dari calon pengantin karena calon pengantin adalah keluarga yang akan melakukan pernikahan dan akan mempunyai anak.” kata munasir.

Beliau menjelaskan ketika pengantin baru tersebut kurang mempunyai pengetahuan tentang stunting maka dia akan melahirkan anak yang berpotensi stunting. Maka dari itu Munasir menegaskan pentingnya mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan ketika hendak menikah.

“stunting memiliki dampak negatif yang besar untuk generasi yang akan datang, salah satunya adalah menurunnya kualitas sumber daya manusia” jelas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Cangkringan tersebut.

Dalam kegiatan yang sama Atri Hastutiningsih selaku Nutrisionis Puskesmas Cangkringan memberikan pengetahuan tentang pentingnya nutrisi untuk anak usia balita. Selain itu beliau juga memaparkan cara-cara pencegahan kepada anak supaya tidak menderita stunting.

Acara “Rembug Stunting tersebut diharapkan menghasilkan usulan kegiatan yang bisa di danai oleh dana desa yang berkaitan dengan pencegahan stunting yang selanjutnya usulan akan dibawa dalam musyawarah penyusunan RKP. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pamong Kalurahan, Dukuh, Pendamping Desa, dan dari Lembaga Kalurahan yang lain.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar