Lurah Wukirsari Hadiri Pengukuhan Lurah Dan Pengukuhan Pengurus Nayantaka Oleh Gubernur DIY

Administrator 08 Februari 2022 13:43:54 WIB

Kalurahan Wukirsari, 08 Februari 2022

 

Lurah Wukirsari Handung Tri Rahmawan menghadiri acara Pengukuhan Lurah Sleman Tahun 2022 di Pendapa Parasamya Komplek Kantor Bupati Sleman (09/02/2022). Kegiatan tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur DIY Nomor 2 Tahun 2020 Pasal 34 ayat (1) , setelah pelantikan Lurah terpilih oleh Bupati, kemudian Gubernur mengukuhkan Lurah sebagai Pemangku Keistimewaan.

Untuk memenuhi protokol kesehatan, setiap Kabupaten diwakili oleh 5 Lurah dan yang lain mengikuti secara daring. Dalam acara pengukuhan tersebut, sebanyak 242 Lurah dikukuhkan secara serentak sekaligus mengukuhkan Pengurus Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan DIY “NAYANTAKA” Masa Bhakti 2022-2025 oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Nilai-nilai filosofi keistimewaan Yogyakarta, yaitu “Hamemayu Hayuning Bawono, Sangkan Paraning Dumadi, dan Manunggaling Kawula Gusti”, merupakan kewajiban Gubernur yang pada hakikatnya juga seorang Sultan, hendaknya diteladani oleh para lurah dalam menjalankan perannya sebagai pemangku keistimewaan” Urai Sri Sultan. Ngarsa Dalem juga berpesan, jika Lurah harus benar-benar memahami empat syarat dalam upaya “ngawula”, yaitu “kewasisan, taberi, budi rahayu, dan kasarasan.

NAYANTAKA beranggotakan seluruh Lurah dan Pamong Kalurahan DIY yang menjadi mitra Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, yang membantu mengkomunikasikan, mendorong, dan mentransformasikan berbagai ide ke upaya serta tindakan nyata dalam rangka mengisi Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui pelaksanaan urusan keistimewaan yang ditugaskan ke Kalurahan. Dalam Paguyuban Nayantaka tersebut Lurah Wukirsari Handung Tri Rahmawan menjabat dalam Bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga.

Menurut Ngarsa Dalem yang ditulis di Akun Humas DIY, NAYANTAKA merupakan akronim dari Nayaka/pemimpin/pamomong sekaligus sebagai pelayan yang meringankan beban orang lain; Warata atau bersikap adil, dan Kartaraharja yakni kondisi sejahtera lahir dan batin. Sehingga, NAYANTARA adalah sosok pemimpin yang senantiasa mengabdi untuk meringankan beban orang lain, berlaku adil, dan bertujuan menyejahterakan masyarakatnya lahir dan batin

Mengutip dari Akun Humas Jogja, Sri Sultan berharap, NAYANTAKA dapat meningkatkan nilai-nilai good governance pemerintah kalurahan. Hal tersebut sesuai dengan filosofi nama NAYANTAKA, yang dianggap sebagai representasi sosok Semar dalam pewayangan yang identik dengan berbagai  “tuladha welas asih” yang  terakumulasi dalam sifat “Nyegara”. NAYANTAKA juga mencerminkan filosofi “Sangkan Paran”, terdiri atas sifat, sikap, dan sebentuk peran sebagai modal sosial menuju Jogja Mulya Sejahtera.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar