Dalam Kegiatan “Paseduluran Merapi-Semeru”, Warga Gunung Semeru Silaturahmi Ke Huntap Dongkelsari

Administrator 23 Februari 2022 11:55:06 WIB

Kalurahan Wukirsari, 23 Februari 2022.

Sebanyak 15 warga Lumajang Jawa Timur Silaturahmi ke beberapa wilayah di Gunung Merapi pada hari Rabu, 23 Februari 2022. Acara yang bertajuk “Paseduluran Merapi-Semeru” tersebut didukung oleh beberapa komunitas, organisasi dan berbagai pihak. Tujuan dari kegiatan adalah menjalin silaturahmi antar masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana dan juga bertukar pengalaman, serta peran dalam persoalan masyarakat yang terdampak bencana.

Warga Lumajang yang sebagian besar menjadi korban bencana erupsi Gunung Semeru tersebut selama dua hari akan mengunjungi berbagai tempat di Lereng Merapi untuk belajar mengenai kebencanaan serta berbagi pengalaman dengan warga Merapi.

Sejak pukul 02.30 WIB dini hari mereka sudah sampai di Huntap Dongkelsari, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan dan disambut langsung oleh Totok Hartanto selaku Dukuh Gungan. Setelah beristirahat, mereka berjalan-jalan menikmati suasana Hunian Tetap didampingi langsung oleh Dukuh Gungan. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan saling berbagi pengalaman mengenai mitigasi bencana serta managemen kebencanaan mulai dari sebelum hingga sesudah bencana terjadi.

Dalam obrolannya dengan warga Huntap Dongkelsari, mereka mengaku jika masih banyak persoalan yang terjadi di daerahnya sehingga menghambat proses rekonstruksi pasca bencana Gunung Semeru. Mereka sangat antusias mengobrol secara langsung dengan warga Huntap yang diwakili oleh Anwar Shidqi selaku ketua RT 02 serta Totok Hartanto selaku Dukuh Gungan.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih sudah dipertemukan dengan saudara-saudara disini karena banyak hal yang kita dapatkan dan akan kita bawa ke Semeru” Ucap salah satu Warga Semeru yang ikut dalam acara Paseduluran Merapi-Merbabu.

Dari kegiatan ini diharapkan menjadi embrio warga Semeru supaya lebih kuat dalam solidaritasnya sehingga dapat mengatasi permasalahan yang terjadi di daerah mereka.

Setelah mengunjungi huntap, kegiatan selanjutnya adalah melihat daerah-daerah di Cangkringan yang terdampak Erupsi Merapi 2010 dilanjutkan bertemu langsung dengan warga Huntap Kepuharjo untuk belajar mengenai pengelolaan pariwisata.

“Selama dua hari sedulur-sedulur Semeru akan belajar mengenai berbagai hal, seperti mitigasi bencana, pengelolaan wisata hingga tambang yang berbasis masyarakat sehingga warga setempat tidak merasa dirugikan” kata Sukiman warga Deles Klaten yang menjadi salah satu inisiator kegiatan tersebut.

Di hari kedua, warga dari berbagai wilayah di Lumajang itu akan mengunjungi Teras Merapi di Kalurahan Glagaharjo, kemudian ke Dusun Deles, Kalurahan Sidorejo, Kabupaten Klaten.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar