Tradisi Nyadran Masih Dilestarikan Di Dusun Bedoyo, Wukirsari, Cangkringan

Administrator 25 Maret 2022 10:47:09 WIB

Kalurahan Wukirsari, 25 Maret 2022.

Setiap tanggal 21 Ruwah (menurut kalender Jawa) atau Syakban (dalam penanggalan Hijriah) atau sebelum memasuki Bulan Ramadhan masyarakat Jawa di beberapa daerah menggelar tradisi Nyadran. Tak terkecuali di Padukuhan Bedoyo, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan yang masih melestrarikan kegiatan Nyadran tersebut hingga saat ini.

Dalam acara Nyadran yang dilaksanakan pada hari Jum’at Pagi, (25/02/2022), masyarakat Padukuhan Bedoyo tampak antusias menghadiri tradisi Nyadran di samping makam  “Sasanalaya Siti Inggil Bedoyo” yang berada di sebelah barat dusun. Selain dari Padukuhan Bedoyo, nampak beberapa warga dari luar dusun yang ikut serta karena mereka mempunyai sanak keluarga yang dimakamkan di pemakaman tersebut.

Sebagian warga membawa berbagai masakan yang ditaruh dalam berbagai wadah yang tak lupa diberi alas daun pisang sebagai piring yang nantinya akan dihidangkan di pinggir makam dalam ritual Nyadran. Sampainya di lokasi, warga duduk berjajar di atas tikar yang telah disediakan. Berkumpul bersama dalam suasana sederhana dan mengikuti rangkaian acara yang digelar, seperti tahlil, doa bersama hingga
ambengan atau makan bersama.

Tradisi nyadran masih digulirkan di Dusun Bedoyo pada setiap tahunnya, dengan tradisi ini kita berharap akan memetik rasa kekeluargaan kepada sesama masyarakat dari berbagai latar belakang kepercayaan atau golongan tertentu. Masyarakat senantiasa berkumpul dalam kegembiraan dan menanggalkan perbedaan hingga memunculkan kerukunan antar warga.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar