Mbah Kyai Wukir, Cikal Bakal Nama Kalurahan Wukirsari

Administrator 06 April 2022 12:15:36 WIB

Kalurahan Wukirsari, 06 April 2022.

Di pemakam Sasono Tunggal yang berada di Dusun Sabrangwetan terdapat salah satu makam tua yang diyakini oleh warga sebagai persemayaman terakhir Mbah Kyai Wukir. Menurut cerita penduduk setempat, Mbah Kyai Wukir adalah seorang Abdi dari Kerajaan Mataram yang pada zaman dahulu ditugaskan untuk menjaga empat kalurahan di wilayah tersebut.

Tidak diketahui tahun berapa Mbah Wukir disemayamkan di makam Sasono Tunggal, maupun tahun berapa tepatnya masa Mbah wukir menjalankan tugasnya sebagai penjaga wilayah di daerah tersebut. Informasi tentang Beliau pun adalah cerita turun temurun yang diyakini oleh warga setempat.

Pada tahun 1974 makam Mbah Wukir direnovasi oleh warga Dusun Sabrangwetan. Sampai saat ini makam Beliau masih tetap terawat dengan baik oleh warga Dusun Sabrangwetan maupun peziarah dari luar dusun.

Kalurahan Wukirsari pun diambil dari nama Mbah Wukir, seorang Abdi mataram, yang ditugaskan untuk menjaga ketentraman dan keamanan masyarakat khususnya di Kelurahan sintoksari. Dahulu, wilayah wukirsari merupakan wilayah yang terdiri dari empat kelurahan yaitu Kelurahan Sintoksari, Kelurahan Tanjungsari, Kelurahan Dawungsari, dan Kelurahan Tanggalsari.

Lalu pada tahun 1946 terbit Maklumat Daerah Istimewa Yogyakarta yang ditandatangani oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII tentang Desa Swapraja yang secara resmi ditetapkan berdasarkan Maklumat No.05 tahun 1948 Tentang Perubahan Daerah-daerah Kelurahan, maka ke empat Kelurahan tersebut digabung menjadi satu menjadi “Kelurahan Wukirsari”.

Komentar atas Mbah Kyai Wukir, Cikal Bakal Nama Kalurahan Wukirsari

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar