KKN Di Desa Wukirsari Tahun 1989, Mahasiswa IKIP Karangmalang Bangun Pemandian Umum Di Jambubangkong

Administrator 17 Mei 2022 13:49:43 WIB

 

Kalurahan Wukirsari,17 Mei 2022.

Warga Dusun Jambu Bangkong, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman melaksanakan Kerja Bakti membersihkan lingkungan Kali Bendo Bugel yang berada di sebelah tenggara Dusun, Minggu (15/5/22).

Kerja Bakti dilaksanakan rutin dan diikuti warga serta pemuda setempat untuk tetap menjaga kebersihan di sekitar sungai. Tak hanya sekadar membersihkan Lingkungan Sungai, mereka juga merawat sumber mata air yang berada di desa tersebut. Di sekitar Kali Bendo Bugel terdapat dua mata air serta bangunan untuk pemandian umum.

Menurut masyarakat setempat, di salah satu sisi tembok pemandian umum pernah ada plat besi yang bertuliskan "Aruming Sliro Ambuko Bumi", namun sekarang tulisan itu sudah hilang. Kalimat "Aruming Sliro Ambuko Bumi" merupakan sengkalan dari angka tahun 1989. Dari sengkalan tersebut dapat diartikan jika tempat pemandian umum dibangun pada tahun 1989.

Tokoh masyarakat setempat mengatakan bangunan pemandian umum dibangun oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari IKIP Karangmalang yang sekarang menjadi Universitas Negeri Yogyakarta.  Warga menambahkan jika Dam Kali Bendha Bugel juga di bangun sekitar tahun 80an.

“Kali Bendha merupakan salah satu aset Dusun Jambu Padukuhan Sintokan, di tempat ini kedepannya dapat dimanfaatkan untuk wisata sisir sungai dan camping.” Kata David Didi Setiawan selaku Dukuh setempat.

David mengungkapkan jika nama sungai tersebut diambil dari nama pohon yang dulu pernah tumbuh di wilayah itu. Disekitar pohon terdapat dua sumber mata air yaitu Sumber Kentheng dan Sumber Cuwo.

“Dulu ada pohon Bendha besar, namun sekarang tinggal bekas dongklaknya saja (bagian bawah pohon)” ungkap Dukuh Sintokan tersebut.

Untuk melestarikan dan menjaga Mata Air di tempat tersebut, David berencana menanam pohon di tempat itu. Dan untuk menjaga identitas sungai, Dukuh David akan menanaminya dengan pohon Bendha sesuai dengan nama sungai tersebut.

Menurut Wikipedia, Pohon Bendha, terap atau tekalong (Artocarpus elasticus) adalah sejenis pohon buah yang masih satu marga dengan nangka (Artocarpus). Buahnya mirip dengan buah timbul atau kulur, dengan tonjolan-tonjolan serupa duri lunak panjang dan pendek, agak melengket. Nama ilmiahnya adalah Artocarpus elasticus.

“Sumber mbelik kentheng, airnya tidak pernah kering sepanjang masa, dan di percaya untuk air kesembuhan.” Pungkasnya.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar