Merapi Mengalami 699 Kali Gempa Guguran Dalam Seminggu Ini

Administrator 23 Mei 2022 10:21:42 WIB

Kalurahan Wukirsari, 23 Mei 2022.

Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan merupakan salah satu Kalurahan yang berada di kaki gunung Merapi. Wukirsari terletak sekitar 10 Kilometer sisi selatan Gunung serta dilalui Tiga Sungai Besar yang berhulu di Merapi, yaitu Kali Gendol yang berada di batas timur, Kali Opak yang berada di tengah wilayah Wukirsari dan Kali Kuning yang menjadi batas wilayah Kalurahan Wukirsari sisi barat.

Karena memiliki potensi ancaman bencana dari aktivitas vulkanik, maka laporan aktivitas merapi sangat penting untuk disampaikan kepada warga masyarakat Kalurahan Wukirsari. Untuk itu berikut kami sampaikan laporan aktivitas Gunung Merapi yang bersumber dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Menurut informasi yang dibagikan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam laporan aktivitas Gunung Merapi tanggal 13 -- 19 Mei 2022 menyebutkan, berdasarkan pengamatan selama sepekan terjadi 1 kali awanpanas guguran ke arah barat daya (hulu Sungai Bebeng) dengan jarak luncur 2.500 m.

Hasil analisis morfologi dari Stasiun kamera Deles, Tunggularum, Ngepos dan Babadan. Pada kubah barat daya tidak teramati adanya perubahan ketinggian kubah. Untuk kubah tengah juga tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan. BPPTKG mencatat volume kubah lava barat daya sebesar 1.551.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.582.000 meter kubik.


Dalam sepekan, Guguran lava teramati sebanyak 82 kali ke arah barat daya dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 m. Untuk aktivitas kegempaan Gunung Merapi dalam minggu ini tercatat 1 kali gempa Awanpanas Guguran (APG), 55 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 178 kali gempa Fase Banyak (MP), 699 kali gempa Guguran (RF), 9 kali gempa Hembusan (DG), dan 10 kali gempa Tektonik (TT). Dari data tersebut, BPPTKG menyebutkan jika intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi.


Guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Boyong (sejauh maksimal lima kilometer) serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (sejauh maksimal tujuh kilometer).


Selain itu, guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area di sektor tenggara yang meliputi Sungai Woro (sejauh maksimal tiga kilometer) dan Sungai Gendol (sejauh lima kilometer).

Di dalam laporan mingguannya BPPTKG menyebutkan bahwa aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Dan hingga kini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar