Sejarah Hari Donor Darah Sedunia

Administrator 14 Juni 2022 10:23:50 WIB

Kalurahan Wukirsari, 14 Juni 2022.

Setiap tanggal 14 Juni diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia yang pertama kali ditetapkan pada tahun 2004 dan mulai diperingati pertama kali mulai tanggal 14 juni 2005. Penetapan ini berdasar pada kesepakatan WHO, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Federasi Internasional Organisasi Donor Darah, dan Perhimpunan Internasional Tranfusi Darah.
 

Pemilihan tanggal 14 Juni ini tak lepas dari sejarah tentang seorang ahli biologi dan dokter berkebangsaan Austria yang dianggap sebagai pendiri tranfusi darah modern bernama Karl Landsteiner. Beliau lahir pada 14 Juni 1868 dan meninggal tanggal 26 Juni 1943 dan beliau adalah seorang tokoh yang menemukan bahwa darah manusia terbagi menjadi 4 jenis golongan yang sekarang dikenal dengan golongan darah O, A, B, dan AB. Dengan penemuannya tersebut, orang dapat mentransfusi darahnya dengan aman dan tidak sembarangan dalam mentransfusi darah.


Dilansir Thalassaemia Internasional Federation, Hari Donor Darah Sedunia diciptakan untuk meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan darah dan produk darah yang aman untuk tranfusi. Hari Donor Darah Sedunia juga menyoroti kontribusi penting donor darah sukarela yang tidak dibayar untuk sistem kesehatan nasional.

Komentar atas Sejarah Hari Donor Darah Sedunia

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar