Sosialisasi Kartu Kembang Anak (KKA) Dalam Pertemuan Rutin Bina Keluarga Balita (BKB) Parikesit

Administrator 28 Juni 2022 11:14:37 WIB

Kalurahan Wukirsari, 28 Juni 2022.

Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) Parikesit Padukuhan Bulaksalak Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan melaksanakan pertemuan rutin (28/06/2022). Pertemuan pertama setelah libur karena pandemi tersebut bertempat di PAUD Srikandi Dusun Bulaksalak. Dihadiri oleh Sarono selaku Dukuh Bulaksalak, Drs. Munasir, Wardoyo, S.Pd., serta Yulianto dari Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Cangkringan.

Kegiatan BKB dan dikhususkan untuk Ibu atau keluarga yang memiliki balita. Selain mendiskusikan tentang pertumbuhan masing-masing balita kepada Kader BKB, para orang tua juga mendapatkan bimbingan tentang pola asuh anak serta sosialisasi Kartu Kembang Anak (KKA). Kartu KKA adalah kartu yang digunakan untuk memantau kegiatan asuh orangtua dan tumbuh kembang anak.

Munasir selaku PLKB Kapanewon Cangkringan mengatakan jika potensi anak dapat di deteksi dari Kartu Kembang Anak (KKA). Beliau meminta untuk orang tua selalu mendampingi dan memonitor perkembangan anak dengan KKA sehingga jika ada tanda-tanda stunting dapat segera tertangani.

“Anak adalah aset masa depan, jika perkembangan lambat, maka segera dirujuk ke Puskesmas” Kata Munasir.

Menurutnya, kemampuan anak juga dapat dipantau sejak dini dan setiap anak pasti mempunyai minat dan bakat yang berbeda. Anak dengan kemampuan matematika yang kurang bisa jadi mempunyai kelebihan dalam hal olahraga, begitupula dengan anak yang sering coret mencoret mungkin punya bakat menjadi seniman dan sebagainya.

“Anak mempunyai kemampuan sendiri-sendiri, jangan sampai anak dipaksa harus sesuai dengan keinginan orangtua” jelas Munasir.

Di kesempatan yang sama, Wardoyo, S.Pd., serta Yulianto mensosialisasikan cara mengisi Kartu Kembang Anak dihadapan para anggota BKB Parikesit. Terlihat Anggota BKB sangat antusias mengikuti acara sosialisasi yang diadakan di PAUD Srikandi tersebut.

Yulianto menjelaskan tentang pentingnya Kartu Kembang Anak yang salah satunya adalah indikator serta untuk pencegahan stunting. KKA mencakup pengukuran pada aspek motorik kasar, motorik halus, komunikasi pasif, tingkah laku sosial, menolong diri sendiri, kecerdasan, hingga komunikasi aktif sehingga perkembangan anak dapat terpantau dan jika terdeteksi ada gejala stunting maka orang tua segera memeriksakan anaknya ke Puskesmas.

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar