Kegiatan Jumantik Di Dusun Sempon Dihadiri Panewu Dan Kapolsek Cangkringan

Administrator 18 Juli 2022 12:45:21 WIB

Kalurahan Wukirsari, 18 Juli 2022.

Masih adanya hujan menjadikan banyak munculnya genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk A. aegypti dan A. Albopictus. yang dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Untuk itu kegiatan jumantik perlu dilaksanakan untuk mengantisipasi timbulnya penyakit DBD khususnya di Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan.

Oleh karena itu Pemerintah Kalurahan Wukirsari mengadakan Kegiatan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang bertempat di Dusun Sempon, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Senin (18/07/22). Kegiatan Jumantik dihadiri oleh Panewu Cangkringan Djaka Sumarsono, A.P., M.Si. beserta jajaranya, Polsek Cangkringan, Babinsa, Bhabinkamtibmas Wukirsari serta Dukuh-dukuh se-Wukirsari.

Jumantik atau Juru Pemantau Jentik adalah petugas khusus yang berasal dari lingkungan sekitar yang secara sukarela mau bertanggung jawab untuk malakukan pemantauan jentik nyamuk DBD Aedes Aegypti di wilayahnya serta melakukan pelaporan ke kelurahan secara rutin dan berkesinambungan.

Kegiatan / Tugas Jumantik Dalam Memantau Wilayah :


  1. Mengecek tempat penampungan air dan tempat yang dapat tergenang air bersih apakah ada jentik dan apakah sudah tertutup rapat. Untuk tempat air yang sulit dikuras diberi bubuk larvasida seperti abate.

  2. Membasmi keberadaan kain / pakaian yang tergantung di dalam rumah.

  3. Mengecek kolam renang dan kolam ikan agar bebas dari jentik nyamuk.

  4. Menyambangi rumah kosong / tidak berpenghuni untuk cek jentik.

Diharapkan dengan adanya Kegiatan Jumantik tersebut dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk A. aegypti dan A. Albopictus yang dapat menimbulkan penyakiy Demam Berdarah Dengue (DBD).

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar