Peringati Maulid Nabi, Warga Wukirsari Adakan Tradisi Pengajian Dan Kenduri

Administrator 10 Oktober 2022 09:51:24 WIB

Kalurahan Wukirsari, 08 Oktober 2022.

Maulid Nabi merupakan sebuah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang digelar setiap bulan 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah. Dalam menyambut bulan kelahiran Nabi Muhammad, umat muslim seringkali mengadakan berbagai perayaan yang turun-temurun hingga membentuk sebuah tradisi dan budaya.

Banyak jenis Tradisi penyambutan maupun perayaan Maulid Nabi di berbagai daerah di Indonesia seperti Pengajian, Kenduri, Maulidan yang berisi pembacaan sejarah Nabi hingga Shalawatan dan lain-lain. Di beberapa wilayah Kalurahan Wukirsari, beberapa tradisi masih berjalan seperti Kenduri Mauludan dan pengajian.

Seperti di Padukuhan Kiyaran, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, warga melaksanakan kenduri di tanggal 12 Rabiul Awal atau bertepatan dengan tanggal 7 Oktober selepas magrib. Kenduri sendiri merupakan sebuah budaya masyarakat dengan membawa nasi beserta lauk ke dalam sebuah wadah yang dibawa dari rumah.

Setelah itu, seorang Kyai atau Ustadz akan menjelaskan makna dan filosofi kenduri yang dilanjutkan dengan membaca doa yang dipimpin oleh Kyai atau Ustadz tersebut. Baru setelah doa panjatkan, dilanjutkan dengan tukar menukar makanan yang dibawa dan dimakan bersama-sama.

Di setiap wilayah cara kenduri berbeda-beda, namun tujuan dari diadakannya kenduri pada peringatan Maulid Nabi ini tetaplah sama. Bahkan dari tradisi ini, kerukunan dan tali silaturahmi antar umat muslim kian terjalin baik.

Kenduri Mauludan juga sebagai tanda syukur atas kelahiran Rasulullah SAW, mempererat persaudaraan sesama muslim, sekaligus mengangkat budaya di masing-masing daerah.

Selain kenduri, di Padukuhan Sintokan juga menggelar peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang diisi dengan pengajian. Bertempat di Masjid Nurhidayah RW. 11 Dusun Sintokan, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Pengajian Maulud Nabi diisi oleh Ustadz Yani Fathurrahman, S.Pd.I,.

Dalam pengajian tersebut, Ustadz Yani Fathurrahman, S.Pd.I menyampaikan materi Suri Tauladan Rassulullah SAW tentang "Keikhlasan". Pengajian ini bertujuan untuk memperdalam ilmu agama serta mempererat tali silaturahmi jamaah Masjid Nurhidayah Sintokan dan sebagai perayaan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar