Tradisi Nyadran Di Wukirsari

October 9, 2025

DAPOBUD-OPK: Adat Istiadat,

Tradisi Nyadran adalah upacara ziarah dan doa leluhur yang dilakukan masyarakat Jawa, terutama di Jawa Tengah, pada bulan Ruwah (Sya’ban) untuk menyambut Ramadan. Tradisi ini merupakan akulturasi budaya Jawa dan Islam, mencakup pembersihan makam, tabur bunga, tahlil dan doa bersama, serta kenduri (makan bersama) di makam leluhur. Nyadran bertujuan menghormati leluhur, meningkatkan rasa syukur, serta melestarikan gotong royong dan keharmonisan sosial. 

Asal-usul dan Pelaksanaan
  • Asal Kata:
    Nyadran berasal dari bahasa Sanskerta, sraddha, yang berarti keyakinan, dan juga dari kata ruwah (bulan Ruwah). 
  • Waktu Pelaksanaan: 
    Biasanya dilakukan pada bulan Ruwah (dalam kalender Jawa) atau Sya’ban (dalam kalender Hijriah), sebagai persiapan menyambut bulan Ramadan. 

  • Aspek Akulturasi: 
    Nyadran merupakan perpaduan antara tradisi Hindu-Buddha Jawa dengan ajaran Islam, yang diintegrasikan oleh para Walisongo untuk mempermudah penerimaan Islam di masyarakat. 

Rangkaian Kegiatan
  • 1. Besik: 
    Membersihkan makam leluhur dari kotoran dan rerumputan sebagai simbol pembersihan diri menjelang Ramadan. 

  • 2. Ziarah dan Doa: 
    Mengunjungi makam leluhur untuk berdoa dan mengirimkan doa kepada mereka. Kegiatan ini sering dipimpin oleh pemangku adat dan melibatkan pembacaan ayat Al-Qur’an, zikir, dan tahlil. 

  • 3. Kenduri (Kembul Bujono): 
    Makan bersama sebagai puncak acara setelah doa bersama. Setiap keluarga membawa masakan hasil bumi untuk dimakan bersama, menciptakan rasa kebersamaan dan persaudaraan. 

  • 4. Tabur Bunga: 
    Menaburkan bunga di atas makam leluhur sebagai bentuk penghormatan. 

Makna dan Nilai
  • Rasa Syukur: Ungkapan syukur atas limpahan rezeki, kesehatan, dan keselamatan. 
  • Penghormatan Leluhur: Menjaga hubungan baik dengan para pendahulu. 
  • Gotong Royong: Memperkuat semangat kerja sama dan kebersamaan dalam masyarakat melalui persiapan dan pelaksanaan acara. 
  • Silaturahmi: Membangun dan mempererat tali silaturahmi serta keharmonisan antaranggota masyarakat. 
  • Pelestarian Budaya: Melestarikan warisan budaya dan adat istiadat Jawa secara turun-temurun. 

Tradisi Nyadran di berbagai Padukuhan di Kalurahan Wukirsari


Etnis: Jawa